TSWpGUA9Tfd6GUO7GprpGSM7Td==

Mahasiswa PM-T UNITRI Dampingi UMKM Tahu Kremes dalam Proses Produksi dan Pembuatan Banner Produk

Pendampingan UMKM tahu dalam Proses Produksi dan Pembuatan Benner Produk (Foto: Mahasiswa PM-T kelompok 31 Unitri)

MALANG - Mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PMT UNITRI Malang melakukan pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahu kremes. UMKM tahu kremes dipilih sebagai mitra pengabdian karena memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dan produknya telah dikenal oleh masyarakat, namun masih menghadapi kendala dalam proses produksi serta promosi produk.

Pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa PMT difokuskan pada proses produksi tahu kremes. Mahasiswa terlibat secara langsung mulai dari tahap persiapan bahan baku, proses pengolahan tahu, pembuatan kremesan, hingga tahap pengemasan produk. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas produksi sekaligus memberikan edukasi kepada pelaku UMKM.

Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi selama proses produksi. Selain itu, mahasiswa juga mengedukasi penggunaan peralatan yang bersih serta pengolahan bahan baku yang tepat agar kualitas dan cita rasa tahu kremes tetap terjaga.

Pendampingan ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM menghasilkan produk tahu kremes yang lebih higienis, berkualitas, dan memiliki daya saing yang lebih baik di pasaran. Dengan meningkatnya kualitas produk, UMKM diharapkan dapat memperluas pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan usaha.

Selain pendampingan dalam proses produksi, mahasiswa PMT UNITRI Malang juga memberikan bantuan dalam aspek pemasaran, khususnya melalui pembuatan banner produk. Banner tersebut dirancang sebagai media promosi visual yang menampilkan nama usaha, jenis produk, serta desain yang menarik agar mudah dikenali oleh konsumen.

Pembuatan banner produk ini bertujuan untuk memperkuat identitas usaha UMKM tahu kremes dan menarik minat pembeli, baik dari masyarakat sekitar maupun pengguna jalan yang melintas di wilayah Desa Sidodadi. Dengan adanya banner, UMKM diharapkan memiliki sarana promosi yang sederhana namun efektif.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PMT UNITRI Malang, Fendiyatmi Kusufa, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini memiliki nilai strategis dalam pengembangan UMKM desa.

“Kegiatan PMT ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas usaha mereka, khususnya pada aspek produksi dan pemasaran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa secara langsung di lapangan diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan tanggung jawab sebagai bagian dari civitas akademika. “Mahasiswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga memahami realitas yang dihadapi pelaku UMKM sehingga mampu memberikan solusi yang tepat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok PMT UNITRI Malang, Jems Kila Kambalik, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan UMKM tahu kremes di Desa Sidodadi merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh anggota kelompok. “Melalui kegiatan ini, kami belajar langsung mengenai proses produksi tahu kremes serta tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, terutama dalam menjaga kualitas dan memasarkan produk,” ungkapnya.

Menurut Jems, UMKM tahu kremes memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun masih memerlukan pendampingan dalam peningkatan kualitas produksi dan promosi. “Kami berharap pendampingan yang kami lakukan, termasuk pembuatan banner produk, dapat membantu UMKM memperkuat identitas usahanya dan menarik minat konsumen,” katanya.

Lebih lanjut, Jems Kila Kambalik berharap agar pendampingan yang telah dilakukan dapat terus diterapkan secara berkelanjutan oleh pelaku UMKM meskipun kegiatan PMT telah berakhir.

“Keberhasilan kegiatan ini bukan hanya saat program berlangsung, tetapi ketika pelaku UMKM mampu menerapkan pengetahuan yang diberikan untuk mengembangkan usahanya secara mandiri,” tutupnya.

Secara keseluruhan, kegiatan PMT UNITRI Malang di Desa Sidodadi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas produksi dan pemasaran UMKM tahu kremes. Sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan pelaku UMKM menjadi langkah strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

*) Berita ini ditulis sebagai laporan kegiatan Mahasiswa PMT ke-4 Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Kelompok 13 

0Komentar