TSWpGUA9Tfd6GUO7GprpGSM7Td==

Mahasiswa PM-T UNITRI Kelompok 22 Dampingi UMKM Desa Ngantru melalui Pembukuan Sederhana, Branding Produk, dan Digital Marketing

Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Tematik (PM-T) Kelompok 22 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) 
MALANG – Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Tematik (PM-T) Kelompok 22 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malan

Kegiatan yang berlangsung mulai 16 Juli hingga 13 Agustus 2026 tersebut berfokus pada pendampingan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pembukuan sederhana, branding produk, serta pemanfaatan digital marketing.

Salah satu program yang dilaksanakan adalah pendampingan penggunaan buku pembukuan sederhana bagi pelaku UMKM. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam mencatat transaksi keuangan secara tertib dan sistematis, mulai dari pemasukan, pengeluaran, utang, piutang, hingga saldo usaha.

Selain menyerahkan buku pembukuan, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai cara pengisian setiap kolom. Pendampingan dilakukan secara langsung agar pelaku UMKM dapat menerapkan pencatatan keuangan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Melalui pembukuan sederhana tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat mengetahui kondisi keuangan usahanya secara lebih jelas. Dengan demikian, mereka dapat melakukan pengelolaan keuangan secara lebih baik sekaligus mendukung pengambilan keputusan untuk pengembangan usaha di masa mendatang.

Selain pembukuan, mahasiswa PM-T Kelompok 22 UNITRI juga menyerahkan banner usaha kepada sejumlah pelaku UMKM. Penyerahan banner tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat identitas sekaligus meningkatkan branding usaha agar lebih mudah dikenali masyarakat.

Program lainnya berupa pendampingan pemasaran digital. Mahasiswa membantu pelaku UMKM membuat akun media sosial dan memberikan pendampingan dalam mempromosikan produk secara online.

Program digital marketing tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Dengan pemanfaatan media sosial secara optimal, produk UMKM diharapkan dapat dikenal oleh lebih banyak calon konsumen sehingga membuka peluang peningkatan penjualan.

Mahasiswa juga membantu mendaftarkan lokasi usaha pelaku UMKM ke Google Maps. Langkah ini dilakukan agar lokasi usaha lebih mudah ditemukan oleh masyarakat dan calon konsumen melalui pencarian digital.

Banner usaha yang diberikan juga diharapkan dapat menjadi media promosi yang efektif. Keberadaan identitas usaha yang lebih jelas diharapkan mampu meningkatkan daya tarik sekaligus memberikan kesan yang lebih profesional.

Tidak hanya berfokus pada pemberdayaan UMKM, 10 mahasiswa PM-T Kelompok 22 UNITRI juga turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di Desa Ngantru. Di antaranya kerja bakti membersihkan lingkungan dan pengecatan gapura desa dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan sekaligus mempererat semangat kebersamaan antara mahasiswa dengan masyarakat Desa Ngantru.

Ketua Kelompok 22 PM-T UNITRI, Iwan, menyampaikan bahwa program kerja yang dilaksanakan disusun berdasarkan hasil diskusi dengan para pelaku UMKM mengenai berbagai kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.

"Melalui diskusi dengan pelaku UMKM, kami mengetahui bahwa mereka masih mengalami kendala dalam pembukuan keuangan, belum memiliki banner sebagai identitas usaha, lokasi usaha belum terdaftar di Google Maps, serta belum memanfaatkan media sosial untuk pemasaran," ujarnya.

"Oleh karena itu, kami memberikan pendampingan melalui pembukuan sederhana, pembuatan banner, pendaftaran Google Maps, dan digital marketing agar usaha dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas," lanjutnya.

Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa PM-T UNITRI Kelompok 22 berupaya mendukung pengembangan UMKM di Desa Ngantru agar memiliki pengelolaan usaha yang lebih tertata, citra usaha yang lebih profesional, serta daya saing yang semakin kuat.

Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan menjadi bagian dari bentuk pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan kehadiran mahasiswa PM-T Kelompok 22 UNITRI dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM maupun masyarakat Desa Ngantru.

0Komentar